Header Ads

Dandim Klaten Ikuti Upacara Virtual Hari Lahir Pancasila Bersama Presiden RI Ir H Joko Widodo


Klaten - Komandan Kodim 0723 Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, S.I.P mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 secara virtual (daring) sebagai Inspektur Upacara Bapak Ir. H Joko Widodo Presiden Republik Indonesia di Pendopo Kabupaten Klaten. Selasa (01/06/21)

Kegiatan tersebut di hadiri juga oleh H. Yoga Hardaya, SH.MH Wakil Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo S.I.Kom Ketua DPRD Klaten, Drs. H. Jaka Sawaldi, MM Sekda Kab. Klaten,  AKBP Edy Suranta Sitepu, SIK. MH Kapolres Klaten dan  Ari Bintang Prakosa Sejati, SH. MH. Li Kepala Kejaksaan Klaten serta Asisten Opd Pemkab Klaten.

Dalam amanatnya Ir. H Joko Widodo menyampaikan bahwa lhirnya Pancasila setiap tanggal 1 Juni harus benar-benar di manfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.

" Pancasila telah menyatu dengan kehidupan kita sepanjang Republik Indonesia ini berdiri namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidaklah semakin ringan globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan,  yang harus kita waspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi termasuk rivalitas antara pandangan rivalitas antara nilai-nilai dan rivalitas antar ideologi- ideologi, " kata Presiden Republik Indonesia.

Transnasional cenderung semakin meningkat memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan berbagai strategi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mempengaruhi lanskap kontestasi ideologi revolusi.

Industri 4 titik 0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog dalam berinteraksi dan terorganisasi dalam skala besar lintas negara ketika konektivitas melanda dunia maka interaksi antar dunia juga akan semakin mudah dan cepat.

Kemudahan ini bisa digunakan oleh ideologi ideologi transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia dan tidak mengenal lokasi dan waktu kecepatan ekspansi ideologi transnasional radikal bisa melampaui standar normal ketika memanfaatkan disrupsi teknologi ini.

Presiden juga mengajak seluruh aparat pemerintahan tokoh agama tokoh masyarakat para pendidik profesional generasi muda Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju.

Pelaksanaan upacara seca4a virtual yang di lakukan Forkompinda Klaten tersebut tetap mengedepankan protokoler kesehatan Covid-19. (Red)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.